Desa Sumberejo
Portal Resmi Pemerintah Desa

Melayani Warga,
Membangun Desa.

Temukan layanan publik, informasi pemerintahan, kegiatan, dan berbagai dokumen resmi Desa Sumberejo dengan mudah dan transparan.

Profil Singkat

Mengenal Lebih Dekat
Desa Sumberejo

Desa Sumberejo memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari keberadaan masyarakat keturunan Mataram dari wilayah Solo serta sebagian masyarakat Tengger yang kemudian menyebar di wilayah Dusun Won...
Baca sejarah selengkapnya

Visi Desa

"Terwujudnya masyarakat yang adil makmur,sejahtera dan beraklakhul kharimah"

Visi Misi Desa

Informasi Geografis

Profil Wilayah

Cakupan Wilayah / Dusun

Dusun Krajan

Dusun Wonokerto

Dusun Aran - Aran

Dusun Sumberdewo

Dusun Jajang

Kependudukan & Demografi

Statistik Kependudukan Desa

Data kependudukan terpadu Desa Sumberejo berdasarkan sebaran 5 dusun dan kelompok usia sekolah tahun 2026.

Total Penduduk

7.310

Jiwa terdaftar resmi

Laki-laki

3.694

50.5% dari total

Perempuan

3.616

49.5% dari total

Usia Sekolah

4.646

PAUD, SD, SMP, SMA/SMK

Sebaran Penduduk per Dusun

Proporsi warga pada 5 wilayah dusun

5 Dusun
Dusun Aran - Aran
2.771 jiwa
Dusun Jajang
1.822 jiwa
Dusun Wonokerto
952 jiwa
Dusun Krajan
945 jiwa
Dusun Sumberdewo
820 jiwa

Anak Bersekolah Menurut Jenjang

Jumlah anak usia sekolah PAUD s/d SMA/SMK

4.646 Siswa
PAUD / TK
168 Siswa (3 - 6 Tahun (Prasekolah))
SD / MI
773 Siswa (7 - 12 Tahun (Usia SD))
SMP / MTs
1.730 Siswa (13 - 15 Tahun (Usia SMP))
SMA / SMK / MA
1.975 Siswa (16 - 18 Tahun (Usia SMA))

Informasi Publik

Kabar Terkini & Agenda

Lihat Semua Berita
Sosial

Kegiatan Posyandu Dusun Jajang Wujud Kepedulian Kesehatan Lansia dan Balita

Menjaga Kesehatan Bersama: Kehangatan Suasana Posyandu di Dusun Jajang Dusun Jajang, Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pelaksanaan kegiatan Posyandu rutin yang digelar di Dusun Jajang pada Kamis, 10 September 2026. Sejak pagi, para warga mulai dari ibu-ibu yang menggendong balita hingga para lansia tampak antusias berkumpul di lokasi kegiatan. Kegiatan pelayanan kesehatan ini diselenggarakan sebagai upaya rutin untuk memantau tumbuh kembang anak serta kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia. Pelayanan Kesehatan yang Ramah dan Dekat Di dalam ruangan yang sederhana namun nyaman, para kader kesehatan dan tenaga medis bekerja cekatan melayani masyarakat. Beberapa pelayanan yang diberikan antara lain: • Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Pengukuran tekanan darah (tensi) dan konsultasi kesehatan ringan bagi para lansia. • Pendataan & Pencatatan: Pembagian serta pengisian buku panduan kesehatan (KMS/KMS Lansia) untuk memantau rekam medis warga secara berkala. • Edukasi Pola Hidup Sehat: Saling berbagi informasi seputar asupan nutrisi dan pentingnya menjaga kebugaran fisik di usia lanjut maupun masa pertumbuhan anak. Salah satu pemandangan menarik dalam kegiatan ini adalah interaksi yang begitu hangat antara kader kesehatan dan warga. Tanpa sekat formalitas, pemeriksaan berlangsung santai diiringi obrolan ringan, membuat para lansia merasa nyaman dan diperhatikan. Komitmen Bersama Demi Desa Sehat Kehadiran Posyandu di Dusun Jajang bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan sarana silaturahmi antarwarga sekaligus benteng pertama kesehatan masyarakat di tingkat dusun. Pemerintah Desa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu Dusun Jajang yang terus setia mendedikasikan waktu dan tenaganya. Diharapkan kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara berkala bisa terus terjaga demi mewujudkan masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Agenda Desa

Lihat Semua
Tidak ada agenda dalam waktu dekat.

Pemerintahan

Aparatur Desa Sumberejo

Mengenal lebih dekat para aparatur yang melayani dan mengabdi untuk kemajuan desa.

H. Sakam Prioko

H. Sakam Prioko

Kepala Desa

Nina Wijayanti

Nina Wijayanti

Sekretaris Desa

Mauliyatul Khikmah

Mauliyatul Khikmah

Bendahara

M Qomari

M Qomari

Kasi Pemerintahan

Keterbukaan Informasi Publik

Transparansi APBDes 2026

Pengelolaan anggaran desa yang akuntabel untuk pembangunan, pelayanan masyarakat, dan pemberdayaan warga Desa Sumberejo.

Total Pendapatan Tahun 2026

Rp 1.376.929.638

PADes, Dana Desa, ADD, Bagi Hasil Pajak

Total Belanja Tahun 2026

Rp 1.452.932.381

5 Bidang Penyelenggaraan & Pembangunan

Alokasi Bidang Belanja Utama

Persentase
Penyelenggaraan Pemerintah Desa Rp 957.731.174 (65.9%)
Pembangunan Desa Rp 287.008.900 (19.8%)
Penanggulangan Bencana Rp 114.397.580 (7.9%)
Pembinaan Masyarakat Rp 79.524.727 (5.5%)
Pemberdayaan Masyarakat Rp 14.270.000 (1%)
Baliho APBDes Desa Sumberejo

Baliho APBDes Fisik

Dipublikasikan di kantor desa

Buka Laporan Transparansi

Jelajahi

Potensi & Inovasi Desa

Mengenal kekayaan alam, produk lokal, dan potensi ekonomi yang dikembangkan oleh masyarakat Desa Sumberejo.

Tusuk Sate Dusun Jajang
Kerajinan

Tusuk Sate Dusun Jajang

Industri kerajinan tusuk sate di Desa Sumberejo digerakkan oleh perajin mandiri seperti Bapak Jazuli yang konsisten mempertahankan proses pembuatan tradisional secara teliti. Berbeda dari produk kriya bambu pada umumnya, usaha ini menggunakan bahan baku utama Bambu Petung pilihan, di mana satu batang bambu dapat menghasilkan sekitar 1.000 tusuk. Setiap bagian bambu diolah dan diserut secara manual hingga mencapai ketebalan presisi sekitar 1 mm. Tahap berikutnya adalah penjemuran di bawah sinar matahari hingga kering sempurna guna membuang serabut serta menjaga keawetan bambu. Dikerjakan secara independen sejak pagi hari, kapasitas produksi harian mampu mencapai 4.000 hingga 5.000 tusuk sate maupun tusuk cilok. Seluruh hasil produksi dikemas rapi dalam ikatan berkapasitas 1.000 tusuk. Terdapat tiga varian ukuran utama, yaitu 46 cm seharga Rp10.000, 38 cm seharga Rp6.000, serta ukuran 25 cm seharga Rp20.000 per ikat. Pemasaran hasil kerajinan ini berjalan secara berkelanjutan melalui skema pengiriman langsung ke pengepul lokal di wilayah setempat setiap kali kuota produksi harian telah terpenuhi. Keberadaan usaha ini memperkuat rantai pasok ekonomi kriya lokal sekaligus menjaga potensi kerajinan bambu tradisional Desa Sumberejo.

Tomat
Pertanian

Tomat

Sektor pertanian di Desa Sumberejo didukung oleh budidaya komoditas Tomat Serpo (Sirpo) yang dikelola secara mandiri oleh petani lokal seperti Pak Aziz. Menggunakan sekitar 3.500 bibit untuk lahan dua pak, tanaman tomat sayur ini membutuhkan masa tanam hingga panen selama kurang lebih tiga bulan. Dalam proses perawatannya, petani menghadapi tantangan irigasi musim kemarau yang harus dilakukan secara manual dua hari sekali menggunakan jerigen sangkletan gendong akibat ketiadaan mesin pemompa air. Selain itu, pengendalian hama ulat membutuhkan biaya pestisida sekitar Rp200.000 per botol. Meskipun pemupukan kerap terkendala akibat keterbatasan modal, tanaman ini tetap mampu menghasilkan buah berukuran besar yang segar. Sistem pemasarannya bergantung penuh pada transaksi dengan tengkulak. Harga jual tomat sangat fluktuatif, berkisar dari harga terendah Rp1.000 per kilogram yang hanya menutup biaya kuli panen, hingga mencapai harga normal Rp6.000–Rp7.000 dan puncak harganya Rp15.000 per kilogram. Hasil panen segar ini kemudian didistribusikan ke pasar tradisional di wilayah Tumpang dan Wajak, sementara buah yang busuk langsung dibuang di area lahan.

Tusuk Sate Dusun Aran - Aran
Kerajinan

Tusuk Sate Dusun Aran - Aran

Dusun Aran-Aran di wilayah Desa Sumberejo memiliki potensi komoditas unggulan berupa industri kerajinan pembuatan tusuk sate bambu yang digerakkan secara mandiri oleh warga lokal, salah satunya Ibu Asrifah sejak tahun 2009. Usaha kerajinan ini memanfaatkan bahan baku utama berupa bambu tua pilihan, seperti bambu apus dan petung, yang diperoleh langsung dari tegalan di sekitar wilayah desa. Proses produksi dilakukan secara teliti memadukan teknik pemotongan manual dan penggunaan mesin serut listrik untuk menghasilkan serutan bambu yang halus dan presisi. Jenis produk yang dihasilkan sangat beragam, mencakup berbagai ukuran tusuk sate mulai dari 25 cm hingga 58 cm untuk kebutuhan sate kambing, sate ayam, serta tusuk jajanan seperti sempol dan cilok. Sistem kerja harian meliputi tahapan pencacahan, penjemuran di bawah terik matahari hingga benar-benar kering agar tidak berjamur, serta pemrosesan akhir dengan mesin serut. Dalam satu minggu, produksi rumah tangga ini mampu menghasilkan puluhan ikat serutan bambu berkualitas tinggi. Hasil kerajinan bambu dari Dusun Aran-Aran ini disetorkan secara rutin setiap minggu ke pabrik pengepul serta dipasarkan langsung kepada para pedagang kuliner lokal.

Ayam Potong
Peternakan

Ayam Potong

Potensi komoditas peternakan di Dusun Sumber Dewo, Desa Sumberejo, digerakkan oleh Pak Ahmad Subeki melalui usaha peternakan ayam potong (broiler) dengan sistem semi-mandiri. Berbeda dari sistem kemitraan yang memanen ayam pada umur 35 hari dengan bobot 20–22 ons (2–2,2 kg), Pak Subeki mengelola peternakan secara mandiri dengan masa pemeliharaan minimal 40 hari. Langkah ini bertujuan mengejar bobot ayam yang lebih besar, yaitu minimal 25 ons (2,5 kg) hingga lebih dari 3 kg per ekor, guna memenuhi spesifikasi khusus pasar lokal seperti pedagang bakso, warung sate, dan jagal kampung. Dengan populasi sekitar 4.000 ekor per periode dan tingkat kematian maksimal 200–300 ekor, peternakan ini mampu menghasilkan pasokan sekitar 3.700 ekor atau setara 10 hingga 15 ton daging ayam per siklus panen. Efisiensi biaya operasional dijaga melalui penggunaan bibit DOC Grade A serta kombinasi pakan starter dan pelet yang memiliki selisih harga Rp30.000–Rp40.000 per sak. Hasil panen disalurkan melalui mitra broker ke pasar tradisional di wilayah Wajak, Turen, Dampit, Bululawang, hingga Rumah Potong Ayam (RPA) Surabaya.