Desa Sumberejo
Identitas & Selayang Pandang

Mengenal Desa Sumberejo

Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur

Sejarah Desa

Desa Sumberejo memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari keberadaan masyarakat keturunan Mataram dari wilayah Solo serta sebagian masyarakat Tengger yang kemudian menyebar di wilayah Dusun Wonokerto dan Jajang. Tokoh yang dikenal sebagai perintis atau babat alas Desa Sumberejo adalah Buyut Sulaiman, yang bergelar Singo Laut Sosronegoro (Buyut Singo), seorang pejuang keturunan Mataram yang diperkirakan datang ke wilayah ini sekitar tahun 1832 dan wafat pada tahun 1890.

Pada awalnya, Desa Sumberejo dikenal dengan nama Sumbercilung. Seiring perkembangan masyarakat dan wilayah, pada tahun 1910 nama tersebut berubah menjadi Sumberejo. Nama Sumberejo diambil dari banyaknya sumber mata air bening yang terdapat di tengah-tengah desa.

Tanah Desa Sumberejo yang berpasir namun subur juga menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah penghasil kopi. Bahkan, sebelum masa kemerdekaan hingga sekitar tahun 1975, Sumberejo dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi terbesar di wilayahnya.

Dalam perjalanan sejarahnya, Desa Sumberejo telah dipimpin oleh sejumlah kepala desa dan tokoh pemerintahan yang berperan dalam perkembangan desa hingga saat ini. Saat ini, Desa Sumberejo dipimpin oleh H. Sakam Prioko, yang menjabat sejak tahun 2023.

Visi & Misi

Visi

"Terwujudnya masyarakat yang adil makmur,sejahtera dan beraklakhul kharimah"

Misi

  • 1 Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengenali, menganalisis sekaligus mencari pemecahan terhadap masalah-masalah prioritas pembangunan desa, terutama dibidang fisik prasarana, ekonomi dan sosial budaya.
  • 2 Mengembangkan penguatan kelembagaan petani dan pengembangan akses pemasaran produksi pertanian
  • 3 Meningkatkan kuwalitas pelayanan umum dan pelayanan kebutuhan dasar bagi warga desa terutama di bidang pendidikan anak usia dini dan pendidikan serta di bidang kesehatan.
  • 4 Mempertahankan dan melestarikan budaya yang melekat di masyarakat yang sudah turun - temurun yang berpedoman pada sendi - sendi agama sebagai kehidupan sehari - hari.
Sarana & Prasarana

Fasilitas & Infrastruktur Desa

Tersedia 21 fasilitas umum dan sarana pendukung (kesehatan, pendidikan, ibadah, olahraga) yang dapat diakses oleh seluruh warga.

Lihat Fasilitas Desa →