Asbak Bambu
Lokasi
Dusun Jajang
Pemanfaatan limbah secara kreatif menjadi salah satu wujud kepedulian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi di Dusun Jajang, Desa Sumberejo. Melalui tangan terampil Bapak Jazuli, sisa potongan ruas Bambu Petung dari proses pembuatan tusuk sate yang biasanya hanya dibakar, kini berhasil didaur ulang menjadi kerajinan Asbak Bambu bernilai fungsional. Produk inovatif ini memanfaatkan bagian ruas atau bongkot bambu yang tebal dan kokoh sehingga memiliki daya tahan kuat. Dalam proses pembuatannya, potongan sisa bambu dirapikan bagian tepinya, dihaluskan, lalu diberi lekukan atau coakan khusus penahan rokok sebelum dilapis warna cat putih bersih untuk memberikan tampilan visual yang estetis. Kerajinan daur ulang ini diproduksi secara mandiri dan menjadi solusi efektif dalam mengurangi polusi asap akibat pembakaran limbah bambu di pemukiman. Selain ramah lingkungan, keunikan asbak ini terletak pada tekstur serat alami bambu yang khas. Dengan wilayah pemasaran yang mencakup pembeli lokal dan wisatawan, komoditas ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas sebagai suvenir unik kriya khas Desa Sumberejo. Pengembangan pemasaran digital dan diversifikasi varian warna dapat menjadi peluang strategis usaha ke depan.