Bawang Segon
Pertanian

Bawang Segon

Lokasi

Dusun Jajang

Potensi komoditas hortikultura Desa Sumberejo juga didukung oleh budidaya Bawang Segon (daun bawang varietas Segon) yang ditanam di kawasan lereng perbukitan lahan warga. Komoditas ini memiliki ciri fisik daun berwarna hijau segar dan tumbuh dengan subur pada area tanah kemiringan desa. Dalam pola penanamannya, Bawang Segon sering kali dikombinasikan atau ditanam berselang-seling di sekitar lahan tanaman hortikultura lainnya. Perawatan komoditas ini terbilang praktis pada masa kemarau, namun menghadapi kendala yang cukup besar ketika memasuki musim penghujan. Curah hujan yang tinggi dan genangan air berlebih menjadi ancaman utama yang memicu risiko kebusukan daun serta kerusakan tanaman akibat kelebihan pasokan air. Pengelolaan pertanian dilakukan secara mandiri oleh petani tanpa adanya fasilitas subsidi pupuk atau bantuan khusus dari kelompok tani. Penjualan Bawang Segon umumnya memanfaatkan jalur perantara tengkulak yang datang membeli langsung di area lahan dengan kisaran harga penawaran Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram. Dari lokasi panen, daun bawang segar ini selanjutnya disalurkan ke pasar-pasar tradisional di wilayah Wajak dan Tumpang untuk memenuhi kebutuhan bumbu konsumsi harian masyarakat.

Potensi Terkait